An'nur

Sabtu, 28 Oktober 2017

MINYAK PENGASIH AURA KHOLISAH






Minyak Pengasih Aura Kholisah  satu bentuk pengisian murni  dari ayat-ayat Asmak-asmak Allah, serta rajahan kholisah jariyah yang berkekuatan menarik akal semangat pasangan anda   , adalah satu bentuk usaha Untuk menjadi cita-cita sejati bagi siapa sahaja yang kita mahukan seperti merapat lagi hunbungan suami+ isteri,  dan dapat Jodoh wanita yang kita idamkan untuk jadi pasangan kita, siapa lagi yang sesuai mengunakan minyak pengasih aura kholisah ini adalah Dari kalangan penyanyi, artis, boss orang atasan orang bawahan  dll.


Minyak kekuatan hebat ini dapat menarik semangat orang yang kita cintai, akan muncul dari cinta Orang yang kita sayangi, atau menundukan  seseorang mematuhi segala urusan kita  dan Kerja-kerja yang melibatkan urusan orang seperti  perniagaan, salesman,  Majikan anda  , anak buah anda, Mudah untuk dalam pergaulan  dengan kawan mahu pun lawan   di sukai dan d muliakan setiap kata-kata berbicara  pergerakan body  language yang beraura wibawa disanjung oleh  makluk, Dll.


KELEBIHAN MINYAK PENGASIH AURA KHOLISAH 

1. Pengasih , Penunduk
2. Pemanis , Penyeri wajah
3. Menarik jodoh
4. Pendinding diri
5. Pelaris diri dan kedai  ( Cara di calit pada wang ,IBU duit )
6. Pemukau
7. Pengunci nafsu Supaya datang ghairah pada anda
8. Penaikan Berahi pasangan
9. Calit di kulit  @ Buat Salam
10. Memancarkan aura meliputi 70 meter persegi
12. Kekuatan daya tarik
13. Pembuka jalan Rezeki setiap arah penjuru alam
14. Dimulia oleh masyarakat
15. Di sukai oleh kawan maupun lawan
16. Menjauhi Emosi nagative
17. Melancarkan perniagaan
18. Mendatangkan ilham baik
19. Dijaga dan disukai oleh para khodam
20. Memagbulkan hajat tertentu dengan izin dan redha allah .

Dll masih banyak lagi kelebihan minyak pengasih aura kholisah  ini kegunaan atas niat anda di sertai ayat kunci cara guna minyak ini. 





MAHAR....RM 300    1 botol








'Sikit kisah dari khalisah jariyah' 

Dinamai dengan Isim Jariyah (budak hitam hamba sahaya ) karena azimat ini didapati pada kepala seorang perempuan hamba sahaya yang dimiliki oleh Raja Harun Al Rasyid.

Kholisoh adalah nama daripada perempuan Jariyah ini sangat hitam tubuhnya dan sangat mengerikan wajah rupanya.
Banyaknya hamba sahaya perempuan yang dimiliki oleh Raja Harun Al Rasyid adalah lebih daripada empat ratus orang. Dan Jariyah yang bernama Kholisoh ini ialah hamba sahaya yg lebih jelek rupa dan tubuhnya dari semua budak hamba sahaya yang ada. Tetapi Raja Harun Al Rasyid sangat mengasihi dan mencintai kepadanya lebih daripada mengasihi yang lainnya.

Maka manakala mati Jariyah itu lalu dimandikan oleh seorang perempuan tua solehah.
Maka mendapatilah perempuan yang tua itu akan suatu azimat isim Jariyah ini terikat pada rambut kepalanya Jariyah. Lalu diambilnya dan kemudian dipakainya diikatkan kepada rambut kepalanya sendiri.

Maka masuklah ketika itu Raja Harun Al Rasyid ketika itu ke tempat memandikan Jariyah itu karena hendak melihat mukanya. Manakala memandang ia akan muka Jariyah, segera ia memalingkan wajahnya serta sangat marahnya melihat muka Jariyah yang sangat seram.

Kemudian terpandanglah ia kepada muka perempuan yang memandikan Jariyah itu.
Maka Raja tiada merasa malu lalu berkata kepada perempuan tua itu :
"Aku suka melihatmu dan Aku ingin menikahimu menjadi isteriku"
Jawab perempuan tua itu :
" Raja, janganlah engkau mengolok-olokku, aku tiada patut bersuami dengan Raja,
karena aku sangat tua dan rupaku pun tiada cantik"
Maka Kata Raja:
" Aku tiada mengolok-olokmu , sebenarnya memang Aku suka beristeri denganmu"

Maka akhirnya kawinlah Raja itu dengan perempuan yang sudah tua itu. Karena pada penglihatan Raja bahwa perempuan yang sangat tua itu sangat elok tubuhnya dan sangat cantik rupanya.

Ini adalah demikian memakai azimat isim Jariyah yang didapatinya pada kepala Jariyah tadi ketika ia memandikannya.

Maka baiklah Faidahnya bagi orang yang memakai azimat ini . Setengah daripadanya barangsiapa memakai akan dia tidak akan dibenci dan dimarahi oleh sesiapa juapun sehingga kasih dan sayang hormat kepadanya oleh orang-orang yang memandang akan dia . dan jika ia tiada bersuami (janda) maka niscaya terpelihara ia daripada fitnahan orang-orang.


Kisah Isim berjumpa Syeikh Maghrobi


Pada suatu hari tatkala Raja Harun Al Rasyid tengah berjalan-jalan di halaman istananya,
maka terpandanglah sesosok budak hamba sahaya yang menarik perhatiannya
sosok budak hamba sahaya itu rupanya tengah mengerjakan tugasnya ialah
membersihkan dan menata taman


"wahai hamba sahayaku siapakah namamu , " ujar Raja .
dengan keadaan terkejut luar biasa karena sangat langka seorang Raja mau berbicara langsung
dengan hamba sahayanya, kemudian menjawab
"hamba bernama Kholisoh tuanku"


"sungguh sangat cantik dirimu alangkah sayangnya jika engkau bekerja kotor seperti ini adalah sangat tak patut buat dirimu , segeralah benahi dirimu dan menghadap aku dalam Istana"
demikian titah Raja.


maka pada hari itu juga, kerajaan menjadi geger gempar , karena mendapati kenyataan bahwa seorang Raja yang sangat hebat terpikat dan mau mengawini hamba sahayanya yang kecantikannya tiada seberapa dibandingkan dengan yang lainnya.


setelah sekian lama Kholisoh akhirnya menjadi Ratu , rupanya karena sebab sakit
ia segera berpulang dan meninggal dunia.
tatkala tubuhnya dimandikan oleh seorang wanita agak tua, terjatuhlah dari balik rambut Kholisoh sebentuk azimat dan segera azimat itu diambil oleh wanita yang memandikannya tadi.
bersamaan dengan itu masuklah Raja Harun Al Rasyid untuk melihat jenazah isterinya itu.
dalam keadaan terkejut karena kehadiran Raja, maka wanita tua itu segera memasukkan azimat yang ia dapatkan tadi ke balik sanggul rambutnya.


demikian saat Raja masuk, maka Raja menjadi terkejut melihat keadaan jenazah isterinya itu
dan merasa heran karena tampak isterinya itu tiada menarik lagi
seolah ia tak percaya apakah itu adalah jenazah isterinya
lalu Raja memalingkan mukanya hendak bertanya kepada wanita yang memandikan
maka terkejut lagi Raja melihat betapa wanita yang memandikan itu terlihat sangat menarik hati
terlihat cantik rupawan.


"kamu sekarang harus menjadi isteriku" titah Raja


"Tuanku, bagaimana mungkin hamba menjadi isteri oleh sebab hamba sudah tua"
wanita itu berkata sambil ketakutan




demikianlah kerajaan menjadi gempar kembali, sudah dua kali Raja berlaku aneh
mengawini dua wanita yang tak layak menjadi pasangannya


sehingga berita itu sampailah kepada seorang Ulama Besar yang sangat dihormati kerajaan.
beliau As Syaikh Thilmisani Maghribi atau terkenal dengan sebutan Syekh Maghrobi.


kemudian Syeikh Maghrobi berkesempatan pergi melawat berkunjung menemui Raja Harun Al Rasyid ke Istana.
setelah berbincang agak lama, kemudian Syeikh Maghrobi berkata kepada Raja


"wahai tuanku Raja , sesungguhnya niat saya berjumpa ingin mengetahui
dan berkenalan serta memberi nasehat kepada isteri baru tuanku"


maka Raja menyetujui dan memanggil isterinya.
sehingga tatkala berjumpa, segera saja Syeikh Maghrobi berkata gerangan apakah sesuatu benda
yang ada pada dirimu yang belum lama ini didapatkan.
maka karena memandang beliau Ulama Masyhur , segera saja wanita tua isteri Raja itu
menyerahkan azimat yang ia dapatkan dari Kholisoh
dan ketika azimat itu telah berada pada Syeikh, maka berkatalah
"wahai tuanku Raja , sekarang lihatlah dan pandanglah baik-baik isteri Tuanku"


maka seketika itu terkejutlah Raja Harun Al Rasyid melihat keadaan isterinya yang tampak kembali kepada keadaan dia yang sebenarnya seorang wanita tua dan biasa.


"kalau begitu, sudah sepantasnya azimat itu menjadi pakaianku dan berikanlah kepadaku wahai Syeikh" Ujar Raja


"Tuanku, benda ini adalah pakaian hamba sahaya, tidak pantas untuk pakaian Raja, akan tetapi jika tuanku menginginkannya, baiklah berikan saya waktu untuk menyempurnakan azimat ini, sehingga menjadi pantas untuk pakaian Tuanku" demikian Syeikh memberi saran.


demikianlah, setelah Syeikh menyempurnakan azimat itu, maka Raja meletakkannya pada Mahkota


sehingga derajat dan wilayah kekuasaan Raja meningkat luar biasa dan menjadi sangat terkenal dan dikenal sampai masa sekarang. yang diantara nya tentang beliau ialah kisah 1001 malam




Tiada ulasan:

Catat Ulasan